Resensi

Mengisi yang sudah berisi

Resensi

Tuah “Paraban Tuah”

Elok dengan berbagai pengalamannya sebagai perempuan Madura mengajak kembali untuk melihat apa yang telah menjadi kebiasaan di tengah masyarakat. Tidak lantas menelan bulat-bulat atau melakukan apa yang sudah biasa dilakukan. Tapi, kebiasan seperti apa yang harus diyakini untuk diteruskan dan kebiasaan apa yang harus dikritisi untuk dihentikan, itu yang menjadi titik beratnya. Buku “paraban tuah” […]

Read More
Resensi

Kita Tidak Memiliki Tuhan, Kita Dimiliki Tuhan

Membaca novel “Layla, Setribu Malam Tanpamu” sama halnya bertatap muka dan berbincang-bincang dengan penulis langsung. Candra Malik adalah sufi yang membumi. Ajaran tasawuf terlihat eksklusif dan hanya sebagian kecil orang yang mempelajari karena dianggap berat dan bersifat langit (sulit dijangkau pikiran). Namun, bagi Candra Malik beda lagi. Pelaku sufi kelahiran Solo ini membumikan tasawuf dalam […]

Read More
Resensi

Incest; Hukum Adat Bali

Incest, novel kontroversi yang berujung pada vonis pengusiran penulis (I Wayan Artika) dari desanya oleh keputusan hukum adat. Penulis menghadiri vonis hukum sendirian tanpa didampingi pengacara yang dikelilingi tokoh-tokoh adat. Di hadapan adat, zaman modern, hukum, dan hak asasi manusia yang selalu dijunjung seperti macan ompong. Semua orang dalam satu kelompok tertentu, harus mematuhi hukum […]

Read More